KABUPATEN SEMARANG | KORANLIV.COM – Anggaran Rp1,34 miliar digelontorkan untuk merenovasi UPTD SPF SD Negeri Beji 01, Kabupaten Semarang. Proyek revitalisasi yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 tersebut kini tengah dikerjakan dan ditargetkan rampung pada Desember mendatang.
Pantauan KORANLIV.COM, Jumat (28/8/2026) sekitar pukul 13.18 WIB, sejumlah pekerja tampak berjibaku mengerjakan bagian bangunan sekolah. Perbaikan terlihat pada dinding dan sejumlah bagian bangunan lainnya. Material konstruksi, termasuk tumpukan genteng, juga terlihat berada di area sekolah.
Berdasarkan papan informasi proyek, renovasi tersebut merupakan Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Direktorat Sekolah Dasar.
Nilai bantuan yang tercantum cukup fantastis, yakni Rp1.342.320.000, dengan waktu pelaksanaan 120 hari kalender, terhitung sejak 18 Agustus hingga 20 Desember 2026.
Bukan Kontraktor, Pekerjaan Disebut Dikelola Sekolah
Menariknya, pelaksanaan proyek tersebut disebut tidak menggunakan kontraktor seperti pekerjaan konstruksi pada umumnya.
Salah seorang yang ditemui di lokasi, Kunarto, menyebut pekerjaan dilakukan dengan pola sewa kelola dan dikelola langsung oleh pihak sekolah.
“Sewa kelola, langsung dari sekolah. Tidak ada kontraktor,” ujar Kunarto kepada wartawan, Jumat (28/8/2026).
Pola tersebut sekaligus membuka ruang keterlibatan masyarakat sekitar. Sejumlah tenaga kerja lokal disebut ikut dilibatkan dalam pengerjaan renovasi.
Pelibatan warga menjadi salah satu sisi menarik dari proyek bernilai lebih dari Rp1,3 miliar tersebut. Selain membenahi fasilitas pendidikan, pekerjaan juga diharapkan memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat di sekitar sekolah.
Ada Perencana dan Pengawasan
Soal pengawasan, Kunarto menyebut proyek tersebut mendapat pendampingan dari unsur perencana dan pengawasan selama pekerjaan berlangsung.
“Ada pendampingan dari perencana, pengawasan juga ada,” katanya.
Sementara ketika ditanya mengenai bagian struktur bangunan, khususnya tulangan pada area pintu, Kunarto menyatakan tulangan telah dipersiapkan dan diikat.
“Tulangannya sudah ada semua, sudah terikat,” ujarnya.
Rp1,34 Miliar, Transparansi Jadi Sorotan
Dengan nilai anggaran mencapai Rp1,342 miliar, proyek revitalisasi SDN Beji 01 tentu bukan pekerjaan kecil. Setiap tahapan pelaksanaan menjadi penting untuk dipastikan berjalan sesuai ketentuan, baik dari sisi penggunaan anggaran, volume pekerjaan maupun spesifikasi teknis.
Apalagi proyek dikerjakan dengan pola swakelola dan melibatkan masyarakat sekitar. Transparansi menjadi bagian penting agar penggunaan anggaran negara benar-benar dapat dipertanggungjawabkan dan hasil pembangunan sesuai dengan kebutuhan sekolah.
Kendati demikian, proyek masih berjalan. Penilaian menyeluruh terhadap kualitas pekerjaan maupun kesesuaian spesifikasi teknis tentunya baru dapat dilakukan setelah pekerjaan selesai dan melalui pemeriksaan sesuai ketentuan.
Jika berjalan sesuai target, renovasi SDN Beji 01 akan rampung pada 20 Desember 2026.
Kini publik tinggal menunggu hasil akhirnya: apakah anggaran Rp1,34 miliar tersebut benar-benar mampu menghadirkan bangunan sekolah yang layak, aman dan nyaman bagi para siswa serta tenaga pendidik.[Yoga/Red)

